elsamsi log

Menu

CRYPTOCURRENCY DAN WIFIQ

CRYPTOCURRENCY DAN WIFIQ

Cryptocurrency, berasal dari gabungan dua istilah, yaitu “cryptography” dan “currency”. Currency artinya satuan mata uang. Rupiah, Dolar, Rupee, ini semua adalah satuan mata uang. Dalam istilah akuntansi, ia dinamakan currency

Lalu apa itu “cryptography”? Kriptografi, merupakan sebuah ilmu tentang tata cara membaca cepat lalu kemudian rekamannya ditulis dalam bentuk “plain text” yang tidak semua orang bisa membaca itu, kecuali hanya pihak-pihak tertentu yang sudah memegang kata kuncinya. 

Untuk lebih memudahkan pemahaman, anda kenal dengan istilah wifiq, bukan? Perhatikan gambar berikut!

Wifiq, sebenarnya adalah suatu kata sandi hasil dari “plain text” terhadap ayat-ayat tertentu di dalam al-Qur’an. Ayat-ayat ini kemudian disampaikan dalam bentuk tulisan ulang yang terdiri dari huruf atau angka Arab. Sebagaimana gambar di atas, bisa juga ditulis dengan kode angka 200 sebagai “ر”. Angka 7 sebagai ز, angka 1 sebagai ا, angka 100 sebagai ق, dan seterusnya. 

Alhasil, ketika sudah diketahui angka-angkanya, maka tinggal merujuk ke Al-Qur’an untuk mencari maksud dari simbol itu selanjutnya diketahuilah maksud utama dari wifiq itu ditulis. 

Terkadang isi wifiq merupakan doa. Terkadang pula isinya adalah berupa intruksi yang disampaikan dalam bentuk ayat. Itu sebabnya, wifiq juga bisa berfaedah sebagai doa yang menyerupai bacaan ayat ruqyah, dan sejenisnya. 

Ilmu yang mempelajarai cara perpesanan yang disampaikan dalam bentuk sandi semacam wiifiq seperti ini, dikenal dengan istilah ilmu aufaq. Orang modern menyebutnya sebagai kriptografi. Aufaq secara nyata menunjukkan adanya utilitas (manfaat) dibaliknya. Paling tidak, manfaat itu adalah doa yang tersimpan dalam wifiq.

Sebab, semua ayat Al-Qur’an adalah syifaun (obat). Kalau ayat itu dibacakan oleh orang yang memahami arti penting bacaan ayat kepada orang yang sakit, maka ayat itu akan ijabah dan manjur, sehingga berbeda dengan bacaan atau tulisan orang yang tidak memahami arti penting niat menulis wifiq.

Hal yang sama juga berlaku pada kriptografi. Pada dasarnya kriptografi yang merupakan bahan dasar dari cryptocurrency juga menunjukkan adanya utilitas (manfaat) yang sama sesuai dengan maksud utama pencipta sistem mining (penambang).

Namun, terkadang, utilitas ini tidak dianggap sebagai penting oleh pihak tertentu. Yang penting, ada wifiq maka orang berani membayar penulisnya. Sebagaimana manusia modern juga tidak menganggap penting terhadap keberadaan utilitas di balik kriptografi.

Padahal, itu semua sebenarnya sangat penting. Melalui kriptografi, bisa dibongkar kelemahan musuh. Melalui kriptografi, dapat diketahui adanya perintah rahasia dari sebuah pasukan dan sebagainya dan sebagainya. 

Untuk mengetahui hal ini coba anda baca kembali tentang bagaimana sebuah wifiq itu disusun. Ada baiknya, anda menelaah kitab al-Aufaq li al-Ghazali. Anda akan tahu banyak mengenai kriptografi semacam. Wallahu a’lam bi al-shawab.

Spread the love
Direktur eL-Samsi, Peneliti Bidang Ekonomi Syariah Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur, Wakil Sekretaris Bidang Maudluiyah PW LBMNU Jawa Timur

Related Articles

1 Comment

Avarage Rating:
  • 0 / 10
%d blogger menyukai ini: